CURHAT GALAU : INSTO DRY EYES SANG PENYELAMAT KETIKA MATA KERING AKIBAT BANYAK BACA


CURHAT GALAU : INSTO DRY EYES SANG PENYELAMAT KETIKA MATA KERING AKIBAT BANYAK BACA

Pengen jadi penulis? Ya jangan malas membaca. Bahkan sering dengar pepatah, kalua mau jadi penulis yang baik, maka jadilah pembaca yang baik. Kurang lebihnya begitu.


CURHAT GALAU : INSTO DRY EYES SANG PENYELAMAT KETIKA MATA KERING AKIBAT BANYAK BACA. Makanya nih writers, kali ini aku enggak berpuisi maupun bercerpen ria dulu, melainkan mau curhat galau. Galau karena akutuh lagi doyan banget baca dan tengah berjuang mengkhatamkan Bumi Manusia sebelum nonton filmnya. Etapi, semangat mendadak luntur lantaran… mataku kering dan aku ngerasa keganggu banget.


Memangnya, gimana sih gejala mata kering itu? Kok bisa mengganggu? Separah apakah mata kering itu?

Yabisalah ya, secara mata bakalan terasa perih, sepet, pegel, sensitive pada cahaya, pandangan jadi kabur dan mata jadi kemerahan gitu. Dalam kondisi yang seperti itu, membaca jadi enggak nyaman padahal lagi asyik-asyiknya. Terus penampilan juga kurang oke kalau mata kemerahan.


Kondisi mata kering ini benar-benar bikin aku galau, karena mata kering ini bikin mata perih, mata sepet, mata pegel dan mata lelah juga. Awalnya sih aku abaikan, lama-lama ya keganggu banget. Toh aku enggak pernah tahu kalau banyak baca kok bisa bikin mata jadi kering. Kupikir yang bikin mata kering tuh Cuma kebanyakan berada di depan computer atau kebanyakan main hape, terus berada di luar ruangan sementara cahaya terik, eh tak tahunya terlalu lama membaca juga bisa bikin mata kering. Nah loh…

Kok bisa ya kebanyakan baca bisa bikin mata kering? Penjelasannya?

Ya bisa! Ternyata kebanyakan membaca atau terlalu lama membaca itu bisa menyebabkan sindrom mata kering yang menyebabkan mata jadi perih, sepet, pegel dan jadi kemerahan. Hal ini terjadi lantaran saat kita focus membaca, jumlah kedipan mata akan berkurang 1/3 apabila dibandingkan saat kita beraktivitas secara normal. Makanya, kalaupun lagi asyik membaca, usahakan sering-sering berkedip agar mata terlapisi oleh kelendir air mata. Hal ini tuh untuk mencegah terjadinya penguapan air mata yang menyebabkan mata kering.



Terus, kalau terlanjur mengalami mata kering, apa solusinya? Bisa diobati kan?

Pernah dengar enggak : Tidaklah Allah Menurunkan Penyakit Kecuali Dia Juga Menurunkan Penawarnya. Jadi, mata kering ini juga ada obatnya. Toh kondisi mata kering ini lantaran mata lelah karena kurang berkedip. Bukan penyakit parah tapi ya kalau diabaikan sih lama-lama mengganggu. Mengganggu banget malah.

Solusinya?

Kalau aku sih punya pahlawan kesiangan soal kondisi mata kering ini. Yaitu… InstoDry Eyes. Insto Dry Eyes ini adalah obat tetes mata untuk mengatasi mata kering. Kalau mataku sudah terasa perih, sepet, pegel dan lelah gitu aku langsung deh mencari Insto Dry Eyes ini.



Sedikit cerita yah, aku kenal Insto Dry Eyes ini lantaran almarhum nenekku selalu sedia sama Insto Dry Eyes. Padahal nenekku itu katarak tapi enggak berani dioperasi, eh malah ditetesin mulu sama Insto Dry Eyes ini. Menurut Beliau, habis ditetesin terus mata jadi seger. Hiks… dan suatu ketika, aku mengalami mata kering, kupikir aku belekan apa ya? Kuminta aja Insto Dry Eyes milik nenekku, eh ya mata jadi lebih seger gitu. Dan semenjak saat itu, aku selalu sedia Insto Dry Eyes. Akan tetapi, Insto Dry Eyes ini enggak bisa loh dipakai sehari-hari. #jangankayaknenekku. Aku pakai Insto Dry Eyes ini pas mengalami mata kering doang.

Nah buat writers yang hobi baca dan hobi nulis terus terlalu lama di depan computer, aku saranin selalu sedia Insto Dry Eyes ini. Toh harganya terjangkau, enggak nyampai 20 ribu dan bisa didapetin di apotek terdekat atau minimarket terdekat.

Mau doyan baca? Mau doyan nulis? Bye mata kering… J




SEPERTI PADA UMUMNYA


SEPERTI PADA UMUMNYA 




Pada umumnya,

Mereka menyebutku cinta

Meski pada nyatanya

Aku hanyalah sebuah cerita tentang luka



Mungkin, engkau lupa

Tak selama tentang cinta

Adalah tentang bahagia

Karna terkadang, cinta adalah duka

Duka yang menyisakan lara

Lara yang berakhir, luka…



Pada umumnya,

Meski tidak pada nyatanya

Aku yang kausebut wanita

Hanyalah sebuah umpama, yang tak sempurna



Ingin aku berkata

Bercerita seperti pada umumnya

Tapi nyatanya,

Bibir terasa kelu, aku tak bias



Seperti pada umumnya

Aku adalah cinta

Meski pada nyatanya

Aku hanyalah sebuah luka

SENJA DI KOTA JOGJA


SENJA DI KOTA JOGJA

Senja di kota Jogja
Berikan aku cerita
Tentang dirinya...
Aku pernah jatuh cinta
Pada dia yang tlah berdua

Senja di kota Jogja
Menyimpan satu rahasia
Pada hati yang mendua
Pada hati yang tak terjaga

Senja di kota Jogja
Sejarah aku dan dia
Kan selalu abadi dalam jiwa
Meski raga tak lagi bersama

Senja di kota Jogja
Sejarah aku dan dia
Cukupkan jadi rahasia kita
Pada cinta yang tanamkan luka
Pada mereka...
Cinta yang tak bisa kusetia


By : Witri Prasetyo Aji
16 Juli 2019