Jumat, 30 September 2022

September 30, 2022 1

Yang Tersimpan Dalam ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400)

 Yang Tersimpan Dalam ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400)

 

Seorang gadis berambut lurus, panjang, mengenakan topi dan rok berwarna kuning tengah  memasuki sebuah Coffee Shop yang berada di Kawasan Kota Lama Semarang.


Keliling Indonesia. Itulah impian gadis berkulit putih itu semenjak masih kecil. Tapi siapa sangka, jika patah hatilah yang pada akhirnya mulai mewujudkan mimpinya. Berawal dari Jogjakarta, Solo, Boyolali, Salatiga, mampir juga ke Magelang dan kini Semarang. Dan esok, dia masih berpikir akan ke arah barat atau timur pulau Jawa. Atau, langsung saja menuju Aceh?


Setelah memasuki Coffee Shop dan memesan secangkir kopi, gadis itu langsung duduk di sebuah kursi yang berada di sudut ruangan. Lalu, mengeluarkan sebuat benda persegi panjang berwarna cosmos blue yang selalu setia menemaninya kemanapun dia pergi. Sebuah benda yang akan menyimpan semua kenangan perjalanannya, dan benda itu pulalah yang akan menjadi penghiburnya di kala sepi melanda.



Dia, gadis bernama Naomi itu tersenyum simpul. Bisa-bisanya dia selalu membaa benda itu. Benda yang akan selalu mengingatkannya pada seseorang yang ingin dilupakannya. Entah dia bodoh, atau sebenarnya memang tak bisa melepaskannya?


Entahlah…


Naomi lalu membuka benda berbentuk persegi panjang. Yups, benda itu adalah sebuah laptop. Tepatnya laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400). Vivobook Pro 14 OLED (M3400) tersebut adalah pemberian Iqbal—lelaki yang mampu membuatnya jatuh cinta pertama kalinya dan berulang kali, tapi akhirnya mematahkan hatinya.



Naomi memandang layar laptop tersebut. Lalu menyalakannya. Dia memandang wallpaper pada laptop tersebut. Sebuah gambar animasi foto pernikahan. Sebuah impian yang tak akan pernah terwujudkan. Iya, tidak akan pernah meskipun hati mereka tertaut cinta. Dinding itu terlalu kokoh untuk mereka terjang.


Dinding yang suatu saat akan Naomi ceritakan, tapi bukan saat ini…

 

***


Di sudut Coffee Shop, Naomi melihat beberapa foto-fotonya. Dia masih memilih, foto mana yang akan digunakannya untuk di posting di sosial media dan di blognya.


Yha. Meskipun dia tengah mewujudkan impiannya keliling Indonesia, menjelajah kota demi kota, lalu pulau demi pulau, tapi dia berharap dia akan tetap produktif. Setidaknya, kegiatannya keliling Indonesia tidak untuk menghabiskan uang saja, tapi siapa tahu bisa menghasilkan uang—tentunya lewat foto, tulisan, dan video. Makanya, kemanapun Naomi pergi, selain membawa smartphone, dia juga tidak pernah meninggalkan kamera dan laptopnya.


“Seharusnya, aku enggak sendiri. Ada kamu yang menemaniku, yang memotretku…” gumannya dan menahan setitik air di sudut matanya.


Angannya menerawang. Dia teringat pertemuan terakhirnya. Hmm, lebih tepatnya pada tanggl 21 Agustus 2022 di sebuah café yang berada di Jogja—kota tempat dia dibesarkan dan menghabiskan waktu bersama Iqbal dan teman-temannya.

 

***

 

Sore itu langit Jogja terlihat cerah, tapi tentunya tidak secerah hati Naomi. Dia tahu, sesuatu yang tak diinginkannya akan terjadi. Dan dia menyadarinya sudah sejak lama, sudah sejak dia tahu kalau dia mulai mencintai Iqbal. Tapi dia selalu menepisnya sembari mempersiapkan keberaniannya untuk menghadapi kenyataan yang akan dihadapinya. Sebuah kenyataan yang tak ingin diketahuinya tapi tetaplah harus diketahuinya.


Lelaki itu. Masuk ke café. Dari arah pintu, lalu mendekat ke arah Naomi dengan meneteng sebuah kotak besar.


“Udah lama menunggu?” sapanya lalu duduk di hadapan Naomi.


“Baru aja,” jawab Naomi datar.


Nih buat kamu,” ucapnya dan menyodorkan kotak itu.


Noami terlihat bingung. Kotak sebesar itu, isinya apa?


Tatapan Naomi penuh tanya. Tanpa berucap, Iqbal seolah mampu mendengar pertanyaan itu. “Buka aja!” suruhnya.


Tanpa basa-basi, Naomi langsung membukanya. Dan… SEBUAH LAPTOP?!?!?!?!


Iqbal tersenyum dan mengangguk. Naomi seolah meminta penjelasan. Sungguh hal yang aneh. Kenapa bukan selembar undangan? Kenapa harus laptop? Padahal Iqbal tahu banget, kalau Naomi sudah punya beberapa laptop.


“Itu laptop keluaran terbaru, baru diluncurkan tanggal 18 kemarin,” Iqbal mulai menerocos. “Aku tahu kamu suka barang-barang terupdate. Oh ya, warnanya juga cuma ada dua, solar silver ama cosmos blue itu doang. Jadi aku sengaja beli yang cosmos blue dong karena kamu kan suka warna biru,” lanjutnya.


Yups. Naomi memang sangat menyukai warna berbau biru. Karena menurutnya biru itu adalah sebuah lambing kepercayaan dan kesetiaan. Sementara dalam cinta, biru adalah lambang yang mengisyaratkan betapa seseorang mengutamakan kebahagiaan seorang kekasih yang dicintainya. Dan itu seperti Naomi yang lebih mengutamakan kebahagiaan Iqbal daripada kebahagiaannya.


“Kenapa kamu ngasih aku laptop? Kenapa bukan undangan saja?” Naomi bertanya dengan nada sedikit ketus.


Iqbal menarik nafas panjang. Tatapannya yang tajam menatap lekat Naomi.


“Aku enggak pengen kamu datang!” jawabnya tegas.


“Kenapa?”


Sejenak Iqbal terdiam. “Aku enggak pengen kamu semakin terluka!” 


Dan suasana lalu hening. Hanya terdengar suara musik dari Café.


Iqbal memberanikan diri menggenggam tangan Naomi. “Minggu depan aku akan menikah. Dan sejak saat itu, aku enggak akan bisa nemenin kamu lagi seperti biasanya. Ya aku harap, laptop ini yang bakalan nemenin hari-hari kamu. Nemenin kamu kerja, yang bisa kamu gunain buat nulis, buat nonton drakor, buat dengerin musik, buat main game…”


“Aku akan keliling Indonesia!” potong Naomi.


“Kamu bisa membawanya. Toh laptop ini ringan, tipis, enggak bakalan menuhin koper ataupun ransel kamu! Dan juga enggak berat!”


Naomi tersenyum simpul. Bisa-bisanya dalam situasi seperti ini???? 


“Lantas, kenapa kamu ngasih aku laptop yang ini? Kenapa bukan yang lain? Yang lebih mahal kek, atau laptop yang bisajadi tablet kek? Bisa jelasin?” 



“Aku kan udah bilang, ini keluaran terbaru. Biasanya kamu suka kan barang-barang terupdate yang orang-orang belum punya?”


“Selain itu?”


“Harus ya, dijelasin?”


Naomi mengangguk. Seolah siap mendengarkan penjelasan dari sang guru.


Iqbal justeru tersenyum. Memang sudah jadi kebiasaan “Okey, aku akan jelasin kenapa aku ngasih kamu laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400). Dengerin dan jangan sampai dilewatkan penjelasan aku ini…”


“Aku ngasih kamu laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) karena laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) ini hadir dengan ditenagai AMD Ryzen™ 5000 H-Series Mobile Processors yang memiliki full powerful performance core untuk multitasking bahkan video editing. Selain powerful, prosesor ini memberikan daya baterai lebih awet sehingga produktivitas harian semakin maksimal. Dilengkapi dengan kartu grafis integrasi AMD Radeon yang memberikan performa gaming yang tanpa lag. Produktivitas harian dimanapun dan kapanpun jadi maksimal dengan performa prosesor dan kartu grafis dari AMD ini. Paham?” jelas Iqbal.


“Lantas, hubungannya sama aku apa?”


“Ya spesifikasinya kan cocok dengan apa yang kamu butuhkan!”


“Kok bisa?”


“Jelas bisa dong!”


Jelasin kalau gitu!”


Okey, tapi dengerin yaaaa?”


Naomi mengangguk. Sementara Iqbal kemudian memulai presentasinya. Sudah seperti sales yang menawarkan produknya.



“Kenapa aku ngebeliin laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) buat kamu? Yang pertama, aku tahu kamu kalau sudah di depan laptop, entah kerja, entah maraton nonton drakor, pasti betah banget. Sementara aku juga tahu, terlalu lama menatap layar laptop itu   bagus karena yang bagus ya kamu natap aku. Ehhhh,” jelas Iqbal masih dengan rayuannya.


“Tapi… kalau kamu pakai ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) beda. Enggak apa-apa kamu seharian di depan layar laptop karena layarnya sudah OLED dan itu lebih aman untuk kesehatan mata kamu.” 



“Secara ya, kelebihan layar OLED itu selain aman untuk kesehatan mata, tampilan gambarnya itu tajam, jelas tanpa blur, warnanya lebih detail, lebih kaya, lebih akurat, dan meskipun dalam tingkat kecerahan rendah, warnanya tetap jernih. Terus, keunggulan layar ASUS OLED lainnya tuh layar 2,8K OLED NanoEdge sangat terang — hingga 600 nits — dan memiliki rasio layar-ke-tubuh 84%, bersama dengan gamut warna DCI-P3 100% untuk warna yang sangat cerah. Layar laptop ini juga PANTONE® Validated untuk akurasi warna tingkat profesional dan bersertifikat TÜV Rheinland untuk emisi cahaya biru rendah. Keren banget, kan?”


“Untuk rasio layarnya, rasio layar ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) ini mengusung rasio layar 16:10 beresolusi 2.8K (2880x1800). Jadi layarnya lebih luas dibandingkan laptop ASUS sebelumnya.”


“Terus yang kedua, alasan aku membelikan kamu laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) karena prosesornya itu berperforma tinggi karena ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400).”



“ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) ini kan dibekali dengan prosesor mobile AMD Ryzen™ 7 5000H terbaru dengan grafis AMD Radeon™ graphics, memori hingga 16 GB, dan SSD PCIe® 512 GB. Prosesor mobile AMD Ryzen™ 7 5000H terbaru dengan grafis AMD Radeon™ graphics ini tuh biasanya digunakan di laptop gaming. Jadi, kalau kamu gabut dan pengen main game, ya laptop ini bisa kamu gunain dan enggak usah takut ngelag. Terus, kalau kamu mau editing video, laptop ini juga cukup mumpuni. Secara tahu sendiri, editing video kan enggak bisa pakai sembarang laptop.”


“Dan dengan tenaga prosesor AMD Ryzen™ 7 5000H terbaru dengan grafis AMD Radeon™ graphics ini tuh membuat ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) lebih berperforma dan efisiensi luar biasa berkat arsitektur AMD Zen 3 dan teknologi proses 7nm yang canggih untuk lebih produktif dan tentunya daya tahan baterainya juga panjang.”


“Kalau memori hingga 16 GB, dan SSD PCIe® 512 GB ini kan memori yang bisa dibilang besar, dan ini bakalanadi andalan kalau kamu gunain buat multitasking. Kan, kamu sukanya multitasking. Ya searchinglah, ya nulis buat novel onlinelah, ya dengerin musiklah. Kalau itu manusia, pasti deh pusing… hahaha.”


Iqbal masih saja nerocos. Naomi masih setia mendengarkannya. Meskipun ada hal-hal yang sebenarnya kurang dipahaminya, tapi Naomi tetap suka mendengarkan penjelasan Iqbal.


“Terus, apalagi ya? Oh ya, ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) ini sudah dilengkapi dengan system pendingin IceCool Plus terbaru yang mampu menghadirkan aliran udara 16% lebih baik dan juga ditenagai oleh dua kipas khusus berbahan Liquid Crystal Epoxy Polymer (SCP) sehingga dapat hadir dengan 86 bilah di setiap kipasnya. Jadi, kalau kamu semalaman atau seharian kerja, maraton ngedrakor ya enggak usah takut laptopnya panas.”



“Dan yang kelima, aku ngebeliin laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) karena ringan dan tipis. Beratnya cuma 1,4kg sama dan tebalnya cuma 18,9mm. Ringan dan tipis, kan? Cocok buat kamu yang suka kerja dari mana saja. Pun, cocok juga buat kamu bawa traveling. Jadi travelingpun kamu bakalan lebih produktif.”



“Dengan berat yang ringan dan ketebalan yang tipis, soal design tetap bagus dan menurut aku malah unik karena ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) ini dibekali dengan Logo ASUS 3D yang unik, dengan pola chevron anodized bertekstur, desain ekspresif berlanjut di dalam, dan ada tombol Enter bergaris peringatan. Unik banget pokoknya.”



“Kalau yang keenam, alasan aku ngebeliin kamu laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) karena laptop ini dibekali dengan audio khusus dengan teknologi AI Noise Cancelling yang bisa meredam suara bising saat kamu gunakan untuk melakukan conference call atau online meeting di berbagai kondisi. Secara, aku tahu banget kalau kamu kan sering melakukan online meeting. Terus, ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) juga dibekali dengan HD webcam terintegrasi agar penggunanya selalu siap untuk video conference kapan saja dan di mana saja. Pokoknya recommended dan mendukung banget buat kegiatan meeting online kamu.”


Oh ya, soal audio nih. ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) ini audionya menggunakan sistem suara bersertifikasi Harman Kardon yang kalau kamu gunakan buat dengerin musik, nonton, ataupun main game, suaranya tuh akan sangat imersif.”


“Dan yang terakhir….” Ucap Iqbal terputus.


Sejenak Iqbal terdiam. “Harganya terjangkau, hehehe,” ucapnya setengah berbisik.


Naomi hanya tersenyum. “Emangnya berapa?” tanyanya menggoda.


“Kasih tahu enggak, ya?”


Naomi melirik sembari mengangguk.


“Ada yang sebelas juta, ada yang dua belas jutaan. Hmm, tapi itu yang terbagus kok, tenang aja. Dan tahu enggak, aku belinya tuh pakai tabungan hasil ngamen di sini, hahaha.”


Oh ya, masih ada kelebihan lain dari ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400), masih mau denger?” tanya Iqbal.


Naomi mengangguk, menandakan masih mau mendengarkan penjelasan Iqbal.


Okey, aku lanjutkan ya? Soal konektivitas ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400), ya? ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) dibekali dengan WiFi 6 (802.11ax), yang memberikan kecepatan jaringan super cepat untuk transfer file besar yang lebih cepat, game online yang responsif, dan obrolan video juga bakalan sangat lancar. Dan bukan itu saja, konektivitasnya juga ditingkatkan dengan teknologi ASUS WiFi Master eksklusif, ini termasuk ASUS WiFi SmartConnect yang secara otomatis memilih sumber WiFi terbaik.”


“Kalau untuk port-portnya nih, ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) dibekali dengan port I/O lengkap termasuk port, USB 3.2 Gen 2 Type-A dan port USB 2.0, serta port HDMI dan MicroSD Card reader yang dapat dengan mudah menghubungkan periferal, layar, atau proyektor terbaru tanpa kerumitan.”


“Dan terakhir tentang keamanannya, laptop ini dilengkapi dengan pelindung webcam terintegrasi dan sensor sidik jari internal, dan juga sensor sidik jari pada tombol daya dan Windows Hello. Pokoknya ini tuh bener-bener laptop yang kamu butuhin untuk kamu yang produktif, suka multitasking dan sukanya kerja dari mana saja dan kapan saja.”


Oh ya satu lagi, sampai kelupaan, kerjaan kamu kan suka nulis, ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) ini juga dibekali dengan touchpad dengan ukuran yang lebih luas serta keyboard ASUS ErgoSense yang jarak tombol, kedalaman tekan, serta stabilitas yang telah dirancang khusus serta presisi, jadi sangat nyaman banget buat ngetik.”


Naomi mengangguk. Sepertinya puas dan cukup memahami penjelasan Iqbal. Dan selang beberapa detik, smartphone Iqbal bergetar. Sepertinya ada pesan masuk. Iqbal langsung membukanya dan membacanya.


“Aku duluan ya, aku udah ditungguin.” Iqbal langsung beranjak dari duduknya dan sebelum pergi dia mencium kening Naomi dan mengelus rambutnya. Lalu tersenyum. Naomi membalasnya.


***


Naomi tersenyum getir. Itulah pertemuan terakhirnya dengan Iqbal. Tapi, yasudahlah…


Setelah Naomi puas memilah-milah fotonya, dia lalu menulis tentang beberapa objek wisata dan tempat makan yang telah didatanginya. Menguploadnya di blog. Setelah itu, dia masih melanjutkan pekerjaannya, mengedit video untuk di posting di akun sosial medianya.



Yah… Naomi menikmat perjalanannya. Menikmati pula pekerjaannya. Dia senang, meski sendiri. Eh, tidak, tapi berdua dengan ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400).***

Rabu, 29 Juni 2022

ASUS Vivobook 13 Slate OLED Laptop Detachable Yang Multifungsi Untuk Seluruh Anggota Keluarga

 ASUS Vivobook 13 Slate OLED Laptop Detachable Yang Multifungsi Untuk Seluruh Anggota Keluarga

 

Laptop Vivobook 13 Slate OLED (T3300) sudah menggunakan sistem operasi terbaru yaitu Windows 11. Di mana laptop detachable ini sangat multifungsi dan berguna banget untuk seluruh anggota keluarga.


***

“Yah, Mama kayaknya jadi beli tablet aja deh,” kataku pada suatu ketika.

“Hlo, kenapa enggak laptop saja?” tanyanya.

 

Pak Suami paham betul kalau sebenarnya isterinya ini butuh banget laptop. Secara, laptop saya rusak. Terus beli laptop tapi laptopnya buat Pak Suami kerja. Bahkan kami harus sering bergantian. Dan mau tidak mau aktivitas ngeblog atau nulis sayapun jadi terbatas.

 


Mengingat saya dan Pak Suami juga LDM (Long Distance Marriage). Jadi saya bisa menggunakan laptop saat Beliau pulang saja. Itupun kalau saya tidak malas, karena jujur saya kalau sudah capek dengan pekerjaan rumah ataupun fokus dengan sosial media terutama Instagram, Tiktok, dan Twitter, pasti  urusan blog bakalan terabaikan. Dan draft-draft tulisan yang pengennya mau dikirim ke penerbit online ya sebatas draft saja. Terbengkalai.

 

“Kalau tablet itu kan lebih praktis, Yah. Layarnya sudah gede, terus bisa dipasang keyboard eksternal juga. Juna juga bisa pinjam buat main game ataupun ngegambar. Tuh anak kan suka banget ngegambar,” jawabku panjang lebar.

 

Karena setelah saya pikir-pikir, untuk saat ini saya lebih membutuhkan tablet daripada laptop. Apalagi sekarang tablet juga enggak kalah canggih daripada laptop.

 

“Terus mau beli tablet apa?” tanya Pak Suami lagi.

 

“Apa, ya?” jawabku balik bertanya.

 

Karena jujur saja saya belum cek ricek tentang tablet. Dalam bayangan saya selama ini, kalau beli tablet bakalan lebih praktis saja. Mengingat dulu saya juga pernah menulis menggunakan tablet.

***


 

“Ma, kalau ada laptop yang bisa dijadikan tablet juga, mau enggak?” tanya Pak Suami dilain hari.

 

“Emang ada?” lagi-lagi jawab saya berbalas tanya.

 

“Hari gini, apa sih yang enggak ada? Laptop buat gaming aja ada kenapa laptop sekaligus tablet enggak ada?”

 

Argh, bisa-bisanya suami saya menggoda saya. Biasanya saya yang menggodanya, #eh #isterikecentilan.

 

“Ayah sudah cari tahu nih Ma, brand kesayangan Mama sedari kuliah meluncurkan produk baru loh Ma. Yaitu ASUS Vivobook 13 Slate OLED. Jadi, nih laptop bisa digunakan jadi tablet juga. Setelah Ayah cari tahu tentang spesifikasinya, nih laptop multingfungsi banget. Mama jadi bisa nulis, aktif ngeblog lagi, Mama juga bisa aktif di sosial media, terus Mama juga bisa nonton drama Korea ataupun film series. Juna juga bisa main game dan ngegambar. Terus, Ayah juga bisa pinjam  buat nyari informasi atau mau main musik. Karena jujur saja, kadang Ayah juga malas sih buka laptop. Ribet, hehehe…

 

“Oh ya Ma, soal layar juga sudah OLED. Aman deh kalau Mama atau Juna seharian mantengin ASUS Vivobook 13 Slate OLED.”

 

Eh, tumben ini Pak Suami cerewet dan up to date. Biasanya isterinya yang up to date, apalagi soal gadget.

 

“Emang, secanggih apa sih Yah si ASUS Vivobook 13 Slate OLED itu? Kok Mama jadi penasaran,” tanyaku.

 

“Canggih banget sih Ma… kalau gitu, mari kita ulas bersama!”

 

Spesifikasi dan Review ASUS Vivobook 13 Slate OLED

Spesifikasi lengkapnya ada di bawah ini, writers. Selain menggunakan layar OLED, ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini sudah menggunakan Windows 11 Home dengan RAM 8 dan memori sampai dengan 256 GB loh.

 


Selengkapnya, mari kita ulas satu persatu ya writers 😊

 

ASUS Pen 2.0

Berbicara soal tablet, pasti langsung ingat salah satu benda yang bentuknya seperti bolpoin. Kalau membeli tablet, biasanya sudah sepaket dengan benda yang satu ini. Pun dengan ASUS Vivobook 13 Slate OLED yang sudah dilengkapi dengan ASUS Pen 2.0, cover stand yang memiliki engsel 170°, dan keyboard eksternal. Ah, namanya juga laptop detachable—2 in 1—yang bisa jadi laptop ataupun tablet.

 

ASUS Pen 2.0 bawaan ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini sudah menggunakan teknologi Microsoft Pen Protocol (MPP) 2.0 dengan latensi sangat rendah dan respons cepat, sehingga dapat secara akurat mereproduksi garis terbaik dan sapuan kuas terluas.

 


Selain itu, ujung penanya juga bisa diganti sesuai kebutuhan. Mulai dari ukuran 2H, H, HB, dan B. Tentunya dengan gesekan dan kekerasan yang berbeda ya, writers.

 

ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini juga cocok buat writers yang hobi desain ataupun menggambar. Kalau saya sih jujurly enggak bisa ngegambar. Beda dengan anak saya yang suka banget menggambar—meskipun ngegambarnya asal-asalan.

 

Untuk ASUS Pen 2.0 ini juga dilengkapi dengan USB type C untuk mengisi daya, bisa digunakan untuk screenshoot gambar di tablet, saat digunakan untuk presentasi juga bisa untuk melompat ke halaman berikutnya, dan ASUS Pen 2.0 juga dilengkapi dengan Bluetooth.

 

Untuk dayanya, ASUS Pen 2.0 ini dibilang lama loh, writers. Karena dengan pengisian daya penuh, ASUS Pen 2.0 bisa digunakan selama 140 jam. Wow… lama yak 😊

 

Layar OLED yang aman untuk kesehatan mata

Sekarang ini, rata-rata laptop sudah menggunakan layar OLED. Pun dengan ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini juga dibekali dengan teknologi OLED. Layar OLED pada laptop ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini menggunakan teknologi Eye Care yang telah tersertifikasi TÜV Rheinland  dan SGS yang pastinya aman untuk kesehatan mata ya writers karena laptop ASUS Vivobook 13 Slate OLED memancarkan 70% lebih sedikit cahaya biru yang berbahaya. Jadi, semisal writers mau ngetik lama, nonton film, baca novel atau komik online, scroll sosmed, ataupun main game seharianpun juga aman. Tapi tetap ya, terapkan juga tips di bawah ini agar mata tidak lelah…

 


Layar pada laptop ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini juga menggunakan layar sentuh 550-nit super terang dan responsif yang memiliki kontras luar biasa dan dilapisi dengan Corning® Gorilla® Glass. Gamut warna DCI-P3 100% ultrawide yang membuat warna lebih cerah dan realistis loh dengan gamut warna 100% DCI-P3 tingkat bioskop. Selain itu, layar ASUS Vivobook 13 Slate OLED juga divalidasi PANTONE® untuk akurasi warna tingkat professional dan lapisan anti-sidik jari membuatnya tetap bersih dan rapi.

 

Keren banget ya writers, mantengin laptop lamapun jadi enggak resah lagi. Secara yaa menggunakan layar OLED.


 

Oh ya, kalau mau scroll Instagram ataupun Tiktok dengan ASUS Vivobook 13 Slate OLED juga bakalan betah nih. Karena layar yang cerah, tampilan gambar yang tajam, dan ukuran layar ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini ternyata lebih lebar daripada tablet biasa loh, writers dengan ukuran 13,3” dan layar rasio 16:9.

 

Terus nih writers, kalau nonton video gambanya juga lebih sinematik  dengan layar OLED Dolby Vision 13,3”. Makanya tidak heran kalau ada yang bilang ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini cocok buat para pecinta film.

 

Meskipun tingkat kecerahan pada ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini berkurang, akan tetapi detail dan kualitas warnanya tidak berkurang loh.

 

Dari spesifikasi layarnya saja ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini sudah menggiurkan. Saya yang hobi nonton pasti bakalan semakin betah nih 😊 hehehe…

 

Kalau layarnya sudah okey bahkan detailnya kayak nonton di bioskop, bagaimana dengan audionya?

 

Paket lengkap ya writers, gambarnya oke, terus bagaimana dengan audionya? Jernih enggak? Menggelegar enggak? Atau malah suaranya pelan?

 

ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini menggunakan audio Dolby Atmos, writerss. Dolby Atmos adalah nama sebuah teknologi suara kitar yang dimiliki oleh Dolby Laboratories. Dolby Atmos ini tujuannya untuk menyebarkan suara dalam ruang tiga dimensi. Penerapannya biasanya sih penerapannya dengan meletakkan beberapa pelantang suara di langit-langit studio.

 

Yang menggunakan audio Dolby Atmos itu biasanya di bioskop, writerss. Jadi, kita bisa mendengar tetes air hujan yang jatuh dari atas. Detail banget pokoknya.

 

Selain menggunakan audio Dolby Atmos, ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini juga dilengkapi dengan teknologi smart-amplifier yang kenyaringannya cukup kuat hingga 3,5 kali. Tentunya, meskipun nyaring tapi suara tetap jernih, ya?

 


Wah, dengan kolaborasi layar OLED dan audio Dolby Atmos dengan teknologi smart-amplifier, bisa dibayangkan bagaimana asyiknya nonton dari ASUS Vivobook 13 Slate OLED ya writerss? Nonton  dari tablet tapi sudah berasa nonton di bioskop. Bukan cuma soal gambarnya yang jernih dan tajam, pun dengan suaranya.

 

Soal hiburan okey banget, hmm kalau buat kerja, okey juga enggak nih?

Namanya aja laptop detachable. Yang bisa digunakan sebagai laptop untuk bekerja, tapi bisa juga dijadikan tablet untuk hiburan. 

 

Kenapa sih disebut laptop detachable? Kok bisa, ya? Ya bisa karena ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini dilengkapi dengan aksesoris keyboard magnetik yang menggunakan koneksi langsung melalui pogo pin dan telah dilengkapi dengan magnet sehingga sangat mudah untuk dilepas-pasang.

 

Kalau buat hiburan saja sudah sesempurna itu, buat kerja tentunya enggak kalah juga dong.

 

Dimulai dari keyboardnya.

Karena kalau buat saya, laptop itu yang utama buat ngetik, pastilah sebelum membeli laptop memikirkan kenyamanannya. Nyaman buat ngetik enggak nih?

 

Untuk ukuran keyboard pada ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini cukup penuh ya writers, dengan ukuran 19,05 mm dan engsel 170 °. Jadi kalau buat bepergian gitu juga lebih praktis.

 


Soal tombolnya, jarak tombolnya panjang dan didesain dalam bentuk kurva. Jadi nyaman buat ngetik. Sementara touchpadnya luas dan responsive dengan lapisan anti sidik jari.

 

Buat ngetik, aman dan nyaman pokoknya.

 

Kalau soal produktivitasnya?

Seperti yang saya tulis diawal artikel ini, ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini sudah menggunakan system operasi terbaru yaitu Windows 11 Home yang mempunyai fitur widgets, tombol start menu, snap layout, transisi antar monitor, panel notifikasi dan quick setting, dan tentunya integritasi aplikasi android. 

 

Dari semua fitur yang ada pada Windows 11 Home, saya paling suka dengan fitur widgetsnya. Karena dengan fitur widgets, kita dapat melihat cuaca, berita, harga saham, skor di bagian widgets. Dan juga dapat menyesuaikan bagian widgets. Terus, dengan fitur widgets ini, kita juga bisa membuat pengingat daftar tugas ataupun jadwal. Nah, kalau saya bisa digunakan untuk membuat jadwal ngeblog, jadwal update sosmed, deadline pekerjaan, laporan pekerjaan, dan yang lainnya. Membantu bangetlah, makanya fitur widgets ini adalah fitur favorit saya.

 

Selain dibekali dengan Windows 11 Home, ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini juga ditenagai dengan prosesor Intel® Pentium® Silver N6000 1.1 GHz (4M Cache, up to 3.3 GHz, 4 cores), RAM LPDDR4X sebesar 8 danpenyimpanan PCIe Gen3 SSD sebesar 256GB. Jadi, kita juga bisa menjalankan aplikasi android di ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini.

 


Soal konektivitasnyapun juga lengkap loh writers, karena sudah menggunakan teknologi WiFi 6 yang kecepatannya 3 kali lebih cepat dari WiFi 5 dan ditingkatkan dengan teknologi ASUS WiFi Master untuk koneksi yang lebih stabil dan andal. Sehingga kecepatannya lebih cepat dari kabel hingga 2,4 Gbps.

 

Cocok banget kan buat yang suka streaming video dan film 4K ataupun yang pekerjaannya sering ngezoom. Engak takut putus-putuslah pokoknya. Konektivitasnya lancar jaya 😊

 

Soal transfer file dalam ukuran besarpun juga enggak pakai lama. Was wus dalam sekejap mata… heheh

 

Buat apa-apa se-okey itu, lantas baterainya tahan lama enggak?

Ya jelas dong. ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini enggak hanya tahan lama sampai 9,5 jam saja. Tapi juga fast charging. Hanya dalam waktu 39 menit, daya sudah terisi 60%.

 

Kerennya lagi nih, ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini bisa jua digunakan sebagai power bank. Multifungsi banget, kan?

 

Untuk USB-nya ini USB-C® ya, writers.

 

Udah dibahas soal kemampuannya, designnya sampai kelupaan.

Desain ASUS itu menurut saya keren-keren. Stylish gitu. Pun dengan ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini. Super tipis dan super ringan dengan ketebalan hanya 7,9 mm dan berat enggak nyampai sekilo. Mau dibawa kemana-mana pastinya nyaman ya writers.

 

Terus, stand cover-nya juga unik loh dengan detail Funky Green.

 

Seperti laptop ASUS lainnya, ASUS Vivobook 13 Slate OLED juga dilengkapi dengan MyASUS yang bisa digunakan untuk menggabungkan ponsel kita.

 

Kalau punya ASUS Vivobook 13 Slate OLED, buat apa?

Buat kerja dong…

 

Kalau pakai ASUS Vivoboo 13 Slate OLED, saya kepengen blog The Writer ini jadi lebih aktif. Semakin banyak postingan tentang review drakor, film, ataupun buku. Secara, saya biasa nonton atau baca novel/komik online dengan ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini. Kalau sudah selesai bisa langsung mereviewnya.

 


Selama ini, saya seringnya nonton ataupun baca pakai smartphone, terus nanti update blognya pakai laptop. Sayangnya sering suka malas membuka laptop. Beda ceritanya kan kalau menggunakan ASUS Vivobook 13 Slate OLED? Laptop rasa tablet, atau tablet rasa laptop? Keduanyalah ya 😊

 

Selain itu, anak saya pasti juga senang sekali kalau punya ASUS Vivobook 13 Slate OLED. Karena dia bisa menggambar, bisa main game, bisa nonton video YouTube tanpa saya khawatir akan layarnya. Karena selama ini saya membatasinya dalam bermain smartphone, dan kalau ngegambar lebih sering saya suruh di kertas dn berakhir banyak sampah kertas berserakan.

 


Sementara untuk Pak Suami? Pasti dong dia senang karena dia bisa menggunakan ASUS Vivobook 13 Slate OLED ini dan menginstal aplikasi-aplikasi tentang pembuat musik seperti Image-Line FL Studio 2, FL Studio Mobile, Music Maker JAM, dan yang lainnya.

 


Nah writers, kalian tertarik enggak nih sama ASUS Vivobook 13 Slate OLED? Saya sih tertarik banget. Dan yang jelas, laptop detachable yang satu ini bakalan multifungsi banget buat seluruh anggota keluarga. Harga juga masih masuk akal yaitu sekitar 9 jutaan.

 

“Artikel ini diikutsertakan ASUSVivobook 13 Slate OLED (T3300) Blog Writing Competition.”